::Zat Gizi Dalam Makanan

Bagi sebagian orang, makan merupakan kegiatan menyenangkan. Namun di balik itu, ketika Anda menikmatinya, apakah berkualitas nilai gizinya? Percuma saja jika penampilan, aroma, dan cita rasanya baik, tapi gizinya rendah. Padahal, tubuh kita sangat mengandalkan manfaat yang dimiliki zat gizi dari makanan tersebut. Alasannya, tubuh tidak dapat memproduksi beberapa jenis zat gizi. Jadi, zat yang ada di dalam makanan, menjadi penting bagi kesehatan kita.

Ketika tubuh Anda melakukan pencernaan, makanan dipecah menjadi berbagai macam zat gizi yang mudah diserap ke dalam aliran darah. Kemudian, langsung diedarkan ke seluruh sel tubuh Anda. Tapi, tahukah Anda, jika lebih dari 40 jenis zat gizi di dalam makanan, dikelompokkan menjadi 6 kelompok dengan fungsi yang unik dan spesifik.
 

1. Karbohidrat.

Di dalam tubuh kita, zat gizi ini adalah sumber utama energi bagi tubuh. Yang perlu Anda perhatikan, ada dua jenis karbohidrat, yaitu karbohidrat kompleks (zat tepung) dan gula yang dapat dicerna dan diserap oleh tubuh. Namun, ada juga karbohidrat lainnya yang terdapat pada serat. Tapi, serat tidak termasuk zat gizi, karena tidak dapat dicerna dan diserap oleh tubuh. Meskipun, serat sangat membantu pencernaan dan memberikan perlindungan terhdapat beberapa penyakit.

2. Lemak. 

Tubuh Anda tentunya tidak dapat membuat semua jenis asam lemak yang diperlukan. Meskipun begitu, asam lemak dapat diperoleh dari makanan yang Anda konsumsi. Lemak selain berfungsi untuk menghasilkan energi, juga alat transportasi zat gizi lain dan bagian dari berbagai sel tubuh.

3. Protein. 

Zat gizi ini tentunya dapat juga diubah menjadi energi, bila tubuh Anda kekurangan karbohidrat dan lemak. Jika hal ini terjadi, protein hanya berfungsi sebagai pemeliharaan jaringan tubuh. Padahal, protein yang mengandung asam amino ini bekerja untuk membangun, memperbaiki, dan mempertahankan jaringan tubuh Anda. Pada prinsipnya, tubuh Anda dapat memproduksi asam amino yang nonesensial. Sedangkan asam amino yang esensial harus diambil dari makanan.

4. Vitamin.

Setiap jenis vitamin yang masuk ke dalam tubuh, tentunya akan mengatur sendiri dengan proses yang berbeda. Karena perannya yang aman spesifik, setiap jenis vitamin tidak dapat menggantikan fungsi vitamin yang lain. Sebab, fungsi vitamin adalah pemicu berbagai proses dalam tubuh, yang mengawali terjadinya reaksi kimia di dalam sel-sel tubuh.

5. Mineral.

Fungsi mineral sama halnya dengan vitamin. Ia bekerja sebagai pemicu proses, dan memiliki pembagian tugas yang unik.

6. Air.

Tahukah Anda, jika air itu dapat membantu mengatur suhu tubuh kita. Pasalnya, berat tubuh kita terdiri atas air sebanyak 55% sampai 75%. Peranan air di dalam tubuh kita, sebagai pengatur proses pengataran zat gizi dan kimia tubuh lainnya ke dalam sel. Dan, membawa perginya limbah yang dihasilkan tubuh.

Mendapat Ilmu Sehat

Dengan ilmu pengetahuan sebagai dasar teori dan ditunjang dengan praktek yang tepat, maka tujuan dari proses perubahan tubuh akan lebih mudah tercapai dan dapat terjaga dalam waktu yang relatif lebih lama. Mari bersama-sama kita belajar dan bersama Nutrisi Bali melakukan perubahan.

7 Tip Singkat Membersihkan Kulit Wajah

Memiliki wajah yang bersih adalah syarat mutlak untuk mendapatkan kulit cantik namun saya tidak dapat menekankan bahwa yang penting hanya membersihkan saja, masih ada hal lain yang berpengaruh.
....

Merencanakan Kebugaran & Menentukan Tujuan

Pelajari bagaimana menentukan tujuan dan membuat sebuah rencana aktivitas yang dapat dicapai, yang akan memastikan Anda memulai tahun dengan mengetahui bahwa kesuksesan akan diraih.
....

4 Hal Penyebab Bobot Tak Kunjung Turun Walau Rutin Lari

Berlari sering dikatakan merupakan salah satu jenis aktivitas yang dapat membantu menurunkan berat badan. Namun banyak juga yang mengeluh berat badannya tak kunjung turun meski sudah rutin berlari. Apa saja yang mungkin menjadi alasannya?
....

Apa yang terjadi dalam tubuh kita?

Agar terus bisa bertahan hidup, kita menyerap apa yang dibutuhkan oleh tubuh kita melalui pencernaan. Sistem pencernaan yang sehat adalah sumber kesehatan.
....

Bersama Nutrisi Bali

Perubahan yang terjadi didapatkan karena adanya niat dan keputusan untuk memulai ditambah dengan sikap yang selalu konsisten dalam melakukannya. Karena sebuah proses pasti memerlukan waktu untuk menunjukkan hasil, maka sekaranglah saat yang tepat untuk memulai perubahan.