::Ganti Saja Gula Anda

Turunkan berat badan dan tingkatkan kesehatan anda dengan memilih makanan pengganti gula.

Pengganti Gula Kaya Nutrisi:

  1. Sarapan Pagi
    Segelas jus jeruk segar didampingi potongan buah apel atau strawberry, roti panggang, madu organik.
  2. Menjelang Tengah Hari
    Pisang, anggur, kue gandum bukan sendiri disajikan dengan siraman madu organik bukan gula halus.
  3. Makan Siang
    Sepotong melon, raspberry, strawberry, (makan buah-buahan 1/2 jam sebelum makan siang bukan setelahnya).
  4. Menjelang Sore
    Susu yoghurt rasa buah alami dan kue beras.
  5. Malam Hari
    Buah pir yang matang, mangga, pepaya, kiwi, ceri, nanas, 2-3 buah aprikot yang dikeringkan (cuci dan tuangkan air mendidih biarkan sampai memadat). Pengganti gula yang lezat adalah toge. biji bunga matahari, wortel bayi, tomat ceri yang manis, segenggam kacang almond atau kacang mede tanpa garam. Tapi jika Anda tidak bisa menahan ingin melahap yang manis-manis; coklat lapis sereal atau gula-gula yang dididihkan bisa jadi pilihan.

Pengganti Gula Yang "Tersembunyi":

  1. Glukosa - madu, anggur, beberapa buah-buahan yang cepat dicerna.
  2. Fruktosa - madu, buah-buahan (3 kali lebih manis dari glukosa). Dicerna lebih lambat. Catatan: beberapa buah-buahan seperti pisang, anggur, koma mengandung Glukosa dan Fruktosa.
  3. Sukrosa - (kombinasi dari Glukosa dan Fruktosa) beberapa buah-buahan dan sayuran seperti wortel, gula tebu, gula maple, dan bit. Rasanya 2 kali lebih manis dari Glukosa. Sukrosa pada gula putih, coklat, atau sirup melalui proses pemurnian yang sangat tinggi sehingga sama sekali tidak ada nutrisi.
  4. Maltosa - gula malt dan biji gandum.
  5. Laktosa - susu terutama ASI.

Pemanis Buatan

Saccharin 400 kali lebih kuat dari sukrosa, sedangkan Aspartame 200 kali lebih kuat dari Sukrosa. Keduanya tidak dikategorikan sebagai makanan. Sorbitol terbuat dari Glukosa. Mannitol dari Fruktosa secara luas digunakan pada makanan diabetes karena melepaskan gula dengan perlahan.

Q : Darimana datangnya gula?
A : Dalam proses fotosintesa, tanaman mengubah Karbonmonoksida, air, dan energi di bawah sinar matahari sebagai Glukosa (sejenis gula sederhana) yang akhirnya menjadi zat tepung. Zat ini disimpan di dalam tumbuhan terutama di dalam akar sebagai cadangan energi. Hewan mendapatkan energi dengan memakan tumbuhan. Maka, energi kita secara tidak langsung datang dari matahari karena kita memakan binatang dan hewan.

“Disarankan banyaknya kandungan gula pada diet Anda tidak melebihi 10% dari total kalori. Jika Anda mengkonsumsi gula lebih banyak berarti akan disimpan sebagai lemak!”

Mendapat Ilmu Sehat

Dengan ilmu pengetahuan sebagai dasar teori dan ditunjang dengan praktek yang tepat, maka tujuan dari proses perubahan tubuh akan lebih mudah tercapai dan dapat terjaga dalam waktu yang relatif lebih lama. Mari bersama-sama kita belajar dan bersama Nutrisi Bali melakukan perubahan.

"Power Food" untuk Tetap Muda!

Setiap makanan yang memperkuat sistem imun Anda adalah makanan yang disebut sebagai "power food." Dengan sistem imun yang kuat, tubuh lebih mudah melindungi dirinya sendiri dari bahaya infeksi bakteri dan virus serta melawan ancaman kanker.
....

Penuaan Sehat Untuk Jantung Anda

Tidak dapat dipungkiri, penuaan tidak dapat kita hindari. Semakin bertambahnya usia, tanda-tanda penuaan tidak hanya terlihat dari luar namun juga dari dalam.
....

Penurunan Berat Badan Yang Mendatar (Plateau) Adalah Pertanda Baik

Minggu pertama penurunan berat badan dengan mengontrol kalori adalah mudah. Minggu kedua dan ketiga juga tidak terlalu sulit, tetapi sekitar minggu keempat atau kelima, pada beberapa orang sepertinya timbangan tidak bergerak sama sekali.
....

Zat Gizi Dalam Makanan

Bagi sebagian orang, makan merupakan kegiatan menyenangkan. Namun di balik itu, ketika Anda menikmatinya, bagaimana dengan kualitas nilai gizinya? Percuma saja jika penampilan, aroma, dan cita rasanya baik, tapi gizinya rendah.
....

Bersama Nutrisi Bali

Perubahan yang terjadi didapatkan karena adanya niat dan keputusan untuk memulai ditambah dengan sikap yang selalu konsisten dalam melakukannya. Karena sebuah proses pasti memerlukan waktu untuk menunjukkan hasil, maka sekaranglah saat yang tepat untuk memulai perubahan.