Herbalife by Nutisi BaliHerbalife Bali Aktif & SehatHerbalife Bali Sehat IdealHerbalife Bali Nutrisi Enak

Makanan Apa Yang Bisa Dikonsumsi Setelah Berolahraga?

Kebanyakan atlet memberi perhatian yang cukup baik pada makanan yang dikonsumsi sebelum olahraga, namun setelah olahraga kebanyakan bersikap seolah-olah 'apa saja bisa dimakan'. Mengonsumsi makanan dan minuman yang tepat setelah berolahraga tidak hanya menggantikan tenaga yang habis, namun juga membantu membuat tubuh lebih siap untuk melakukan kegiatan selanjutnya.

Jadi, jika Anda termasuk tipe orang yang berolahraga secara rutin (dengan jenis latihan yang berat), apa yang Anda makan serta waktu mengonsumsinya akan membuat perbedaan besar pada performa secara keseluruhan. Perlu diingat bahwa mengembalikan kembali tenaga yang hilang, lebih ditujukan untuk mereka yang melakukan latihan jangka panjang dan berat.

Jika jenis olahraga Anda yang biasa dilakukan adalah jalan kaki atau renang, maka cukup dengan memperhatikan pola makan sehari-hari sesuai kebutuhan nutrisi yang sehat dan seimbang, serta tetap minum dalam jumlah cukup. Namun, jika Anda akan melakukan olahraga jangka panjang, maka apa yang Anda makan setelah olahraga juga sama pentingnya dengan apa yang Anda makan sebelum olahraga. Anda tidak hanya membantu tubuh kembali pulih setelah melakukan latihan, namun juga membantu tubuh lebih siap melakukan kegiatan selanjutnya.

Makanan dan minuman yang dikonsumsi setelah olahraga

1. Mengganti air dan mineral setelah olahraga

Ketika berolahraga, keringat yang keluar akan menyebabkan Anda kehilangan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti sodium dan potassium, sehingga perlu digantikan. Banyak sekali saran dari para atlet tentang kebiasaan yang kerap mereka lakukan sebelum dan sesudah berolahraga dalam untuk mengetahui seberapa banyak cairan pengganti yang dibutuhkan. Untuk setiap kilo yang hilang selama berolahraga, Anda perlu minum sekitar 2-3 cangkir air (sekitar 1 liter air per satu kilo berat yang hilang).

2. Apa yang diminum setelah berolahraga

Air adalah pilihan tepat sebagai pengganti cairan yang hilang, ketika Anda makan, selanjutnya Anda mendapatkan karbohidrat, sodium (bisa juga beberapa potassium) dari makanan Anda. Untuk beberapa orang yang tidak minum minuman yang tinggi kalori, mungkin   ini   waktunya   bagi   mereka   untuk minum jus, karena jus memberikan cairan dan karbohidrat (tergantung dari jenis buahnya) serta mengandung potassium juga. Sport drink juga bagus karena tidak hanya menyediakan cairan dan karbohidrat (beberapa bahkan mengandung sedikit protein yang dibutuhkan oleh tubuh juga), tetapi juga memberi mineral yang akan seimbang yang kemungkinan banyak hilang dari keringat. Biasanya sport drink agak ringan, berasa manis sehingga membuat Anda selalu ingin minum lebih banyak.

3. Tubuh Anda butuh karbohidrat setelah berolahraga

Setelah melakukan olahraga yang berat, tubuh Anda membakar banyak karbohidrat. Ini adalah bahan bakar utama untuk tubuh yang mendukung kinerja otot dan juga untuk mengganti tenaga yang hilang secepatnya. Jumlah yang disarankan sekitar 1,4 gram karbohidrat per kg berat badan. Artinya sekitar 100 gram karbohidrat dibutuhkan untuk orang yang memiliki berat 75 kg, Karbohidrat sehat adalah buah, biji-bijian utuh, dan karbohidrat alami dari produk olahan susu. Karbohidrat jenis tersebut baik untuk dikonsumsi sebagai snack awal pada proses recovery.

4. Tubuh Anda butuh protein setelah berolahraga

Sedikit protein sangat penting dalam proses recovery. Protein juga membantu memperbaiki otot yang rusak dan membentuk kembali otot setelah olahraga. Jangan terlalu banyak mengonsumsi, sekitar 10 gram protein sudah cukup. Makanan atau snack yang ideal dikonsumsi seteiah olahraga adalah kombinasi dari karbohidrat   dan    protein,    itulah    mengapa atlet sering kali memilih sandwich yang menggunakan roti gandum utuh dengan pelengkap yoghurt dan buah, protein dari shake yang dibuat dengan tambahan susu dan buah, atau minuman diformulasikan spesial untuk recovery.

5. Waktu makan adalah hal penting setelah olahraga

Saat Anda berolahraga, otot Anda menjadi lebih sensitif pada ketersediaan nutrisi. Sensitifitas ini terjadi pada waktu tertentu saja. Itulah mengapa kebanyakan atlet yang ingin mengoptimalkan recovery otot, memberikan perhatian lebih pada 'metabolic window'. Waktunya sekitar 30-45 menit setelah berolahraga, dimana Anda harus mencoba mengonsumsi karbohidrat dan protein.

Selama waktu tersebut, sel otot Anda lebih sensitif pada efek insulin yakni hormon yang membantu transport asam amino (dari protein) ke sel tubuh Anda. Insulin juga bekerja untuk menggerakkan karbohidrat ke dalam sel, kemudian disimpan dalam bentuk glikogen.
Persediaan karbohidrat ini dapat digunakan untuk cadangan energi pendukung kinerja otot selama kegiatan berikutnya. Dan sekali Anda mengisi tenaga hingga maksimal dan Anda meianjutkan menambahkan karbohidrat sederhana setiap dua jam, stamina Anda akan dapat tetap terjaga hingga delapan jam.

Susan Bowerman
Direktur Nutrition Training di Herbalife.
Susan terdaftar sebagai ahli nutrisi dan terserifikat spesialis gizi olahraga.

Info Konsumen
Untuk pemesanan & info lebih lengkap mengenai harga, cara pemakaian & program pengelolaan berat badan, silahkan hubungi kami.